Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) berdiri pada tanggal 31 Maret 1992 atau 17 Ramadhan 1412 H di Bandung. Anggota pertama Asbisindo sebanyak 5 BPRS. Pada Musyawarah Nasional (Munas) tahun ke-tiga, keanggotaan Asbisindo mulai terbuka untuk seluruh bank syariah, yaitu: Bank Umum Syariah (BUS), Unit Usaha Syariah (UUS), Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS).

Seluruh BUS, UUS, dan BPRS saat ini telah menjadi anggota Asbisindo, yaitu sebagai berikut (data per Maret 2012):

  • BUS sebanyak 11 buah.
  • UUS sebanyak 24 buah.
  • BPRS sebanyak 155 buah.

Jaringan Asbisindo terdiri atas: 14 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan 1 Dewan Pimpinan Daerah (DPD).

Visi Asbisindo

Mewujudkan persatuan dan kesatuan diantara para anggotanya dalam rangka mengembangkan usaha bank syariah sehingga dapat dicapai kemajuan dan guna mewujudkan masyarakat adil dan makmur sejahtera dan merata yang diridhoi Allah SWT dalam negara kesatuan Republik Indonesia

Misi Asbisindo

  • Menghimpun semua potensi bank syariah yang ada di seluruh Indonesia sehingga siar ekonomi syariah sebagai da’wah bilhal dalam rangka upaya meningkatkan kesejahteraan umat (rahmatan lil’alamin).
  • Membina dan mengembangkan bank syariah sehingga menjadi bank yang sehat, berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
  • Menjadi mitra utama bagi pemerintah dan regulator dalam mengembangkan perbankan syariah di Indonesia
5 PROGRAM KERJA ASBISINDO 2015 - 2018